HR Glossary: Pengertian dan Strategi Succession Planning

Admin LinovCommunity - 3 months ago

Succession planning adalah sebuah langkah yang tepat untuk memastikan bahwa perusahaan memiliki pengganti atau talenta yang siap untuk mengambil tanggung jawab dalam posisi penting.

Perencanaan suksesi yang tepat membantu perusahaan untuk menjaga kualitas dan produktivitas perusahaan.

Oleh karena itu, mari simak artikel berikut ini untuk mengetahui bagaimana cara menerapkan succession planning yang tepat untuk perusahaan Anda!


Apa Itu Succession Planning 

Succession planning adalah sebuah strategi yang dilakukan untuk mengantisipasi kekosongan posisi penting di dalam perusahaan.

Praktik dalam perencanaan suksesi ini mencakup segala upaya yang dilakukan untuk mengembangkan potensi, talenta, dan kemampuan karyawan. 

Tujuannya adalah untuk mempersiapkan mereka dalam mengambil tanggung jawab yang lebih besar di masa depan.

Dengan demikian, strategi ini membantu memastikan bahwa perusahaan memiliki kandidat atau talenta yang menjadi “kunci” untuk mengisi posisi penting di masa depan.


Mengapa Perusahaan Perlu Succession Planning

Menjalankan strategi succession planning amat penting bagi perusahaan. Hal ini karena akan membantu perusahaan mengatasi risiko kekosongan mendadak di posisi manajerial dan peran strategis lainnya.

Bisa kita bayangkan apabila sebuah posisi penting di perusahaan kosong secara tiba-tiba, hal ini tentunya bisa menjadi masalah besar. Misalnya, bisa saja berdampak pada kinerja perusahaan.

Perusahaan bisa saja melakukan rekrutmen untuk posisi pentingnya, tapi hal tersebut bisa memakan waktu dan sulit menemukan kandidat yang sesuai.

Oleh karena itu, dengan memiliki rencana suksesi, perusahaan bisa lebih siap mengatasi situasi sulit tanpa kehilangan waktu dan upaya yang banyak.


Manfaat Succession Planning 

Menerapkan perencanaan suksesi untuk beberapa posisi kunci yang ada di perusahaan tentu saja dapat mendatangkan banyak manfaat.

Seperti yang kita ketahui, posisi manajerial memainkan peranan penting terutama dalam mengambil keputusan.

Adapun beberapa manfaat dengan menerapkan succession planning adalah:


  1. Menurunkan Tingkat Turnover

Succession planning membantu menciptakan lingkungan kerja yang memotivasi karyawan untuk meningkatkan kinerja mereka. 

Dengan adanya career path yang jelas, karyawan cenderung menjadi lebih terlibat dan terikat dengan perusahaan. 

Mereka akan berusaha untuk melakukan yang terbaik dalam pekerjaannya.

Misalnya, mereka tekun dalam mengembangkan diri dengan harapan untuk bisa naik ke jenjang yang lebih tinggi.

Hal ini tentunya dapat mengurangi tingkat turnover karena karyawan merasa memiliki prospek karir yang lebih baik di perusahaan tempat mereka bekerja.


  1. Meningkatkan Kinerja Karyawan

Proses succession planning melibatkan pelatihan dan pengembangan karyawan untuk mempersiapkan mereka ke jenjang yang lebih tinggi. 

Dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan, perusahaan dapat meningkatkan kinerja umum karyawan. 

Mereka akan siap menghadapi tantangan peran baru dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap kesuksesan perusahaan.


  1. Rekrutmen yang Lebih Efisien dari Segi Waktu dan Biaya
    Proses rekrutmen sering kali memakan waktu yang lama. Hal ini karena prosesnya tidak sebentar.

Prosesnya sendiri dimulai dari mempromosikan lowongan kerja, screening CV atau surat lamaran, mengadakan wawancara, pemberian tugas teknikal, hingga berakhir pada keputusan penerimaan.

Dengan memiliki calon pengganti internal yang telah dipersiapkan, perusahaan dapat mengisi kekosongan posisi manajerial dengan lebih cepat.

Karyawan yang sudah mengenal budaya perusahaan, prosedur kerja, dan memiliki keterampilan yang sesuai dapat langsung berkontribusi tanpa memerlukan periode adaptasi yang panjang. 

Hal ini akan membantu perusahaan menghemat waktu dan biaya yang biasanya terkait dengan proses rekrutmen dan pelatihan karyawan baru.


Baca Juga: Peran HR dalam Meningkatkan Keterampilan Pemimpin dan Manajer Perusahaan


Cara Menerapkan Succession Planning

Dalam menerapkan succession planning, langkah pertama adalah mengidentifikasi peran-peran kunci yang memerlukan suksesor.

Perannya sendiri tidak hanya terbatas pada level C, tetapi juga pada manajer di berbagai divisi seperti penjualan atau layanan pelanggan.

Setelah itu, perhatikan karyawan yang memiliki potensi untuk naik ke tingkat berikutnya dan diskusikan rencana karir mereka. 

Dalam hal ini, penting untuk memastikan bahwa visi perusahaan sejalan dengan rencana pribadi karyawan sebagai calon penerus.

Langkah selanjutnya adalah dengan memberikan mentorship dan pelatihan khusus kepada mereka yang memiliki potensi kenaikan level jabatan.

Kegiatan ini dilakukan untuk mengasah keterampilan mereka sebagai persiapan jenjang karir di masa depan. 

Sebagai contohnya, berikan mereka tugas sebagai penanggung jawab dalam acara internal perusahaan yang berhubungan dengan divisi mereka. Cara ini akan melatih kemampuan kepemimpinan mereka. 

Proses tersebut dapat diobservasi kemudian diintegrasikan ke dalam proses rekrutmen.

Oleh karena itu, perhatikan karakteristik atau kualifikasi yang dibutuhkan untuk peran manajerial yang membutuhkan penerus.


Dalam mencapai keberlanjutan perusahaan, penerapan succession planning bukan sekadar strategi, melainkan sebuah investasi dalam potensi dan perkembangan karyawan.

Proses ini tidak hanya tentang menyiapkan pengganti, tetapi juga mempersiapkan individu untuk mengemban tanggung jawab yang lebih besar di masa depan.