Best Practice: Langkah Perencanaan Tenaga Kerja agar Dapatkan Karyawan yang Sesuai

Admin LinovCommunity - 1 year ago

Tenaga kerja adalah salah satu aset terpenting dalam sebuah perusahaan. Tanpa adanya tenaga kerja, perusahaan tidak akan maju dan mencapai targetnya. Maka dari itu, penting bagi perusahaan untuk merekrut tenaga kerja yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan posisinya.


Salah satu cara mendapatkan tenaga kerja yang kompeten adalah dengan cara melakukan perencanaan tenaga kerja. Hal ini juga dapat membuat perusahaan lebih siap dalam menghadapi tantangan perekrutan di masa yang akan datang.


Untuk mengetahui apa itu perencanaan tenaga kerja, manfaat, bagaimana prinsip dan cara melakukannya, simak ulasan di bawah ini sampai selesai, ya!  

Apa itu Perencanaan Tenaga Kerja?

Perencanaan tenaga kerja atau biasa dikenal sebagai workforce planning adalah sebuah proses untuk memprediksi, menganalisis, dan merencanakan perekrutan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Proses ini tentu akan melibatkan HR karena akan berkaitan langsung dengan SDM perusahaan. 


Pada proses ini, HR akan mengidentifikasi dan mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh karyawan. Selain itu, proses ini juga melihat bagaimana permasalahan yang ada pada SDM yang dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi pada saat perekrutan selanjutnya.


Proses perencanaan tenaga kerja juga menuntut HR untuk meninjau bagaimana kesenjangan keterampilan yang ada pada karyawan. Hal ini dapat membuat perencanaan ini bisa menghasilkan tenaga kerja perusahaan yang kompeten di bidangnya. 

Mengapa Perencanaan Tenaga Kerja Penting?

Perencanaan tenaga kerja bermanfaat untuk mengatasi permasalahan pada pengelolaan karyawan dan menghadapi tantangan perusahaan. Selain itu, perencanaan tenaga kerja juga termasuk salah satu langkah untuk mendukung keberhasilan perusahaan dalam jangka panjang. 


Workforce planning dapat menjadi salah satu cara perusahaan dalam mengevaluasi kinerja tenaga kerja yang ada pada saat ini. Perusahaan juga bisa menilai apakah kompetensi tenaga kerja yang ada saat ini bisa membantu perusahaan dalam mencapai target perusahaan atau tidak.


Dengan melakukan perencanaan tenaga kerja juga bisa membuat perusahaan lebih siap dalam menghadapi tantangan di masa yang akan datang. Tanpa adanya perencanaan tenaga kerja, perusahaan mungkin tidak akan memahami dari tenaga kerja yang ada.   


Tanpa proses ini, perusahaan mungkin tidak menyadari keterbatasan dan masalah pada tenaga kerja mereka, perusahaan mungkin akan menghadapi potensi masalah yang lebih besar yang dapat menghambat bisnis perusahaan. 

Bagaimana Prinsip Perencanaan Tenaga Kerja?

Pada saat membuat perencanaan tenaga kerja, ada beberapa hal yang harus HR dan perusahaan pahami. Berikut adalah penjelasannya. 

1. Beradaptasi dengan perubahan

Perencanaan tenaga kerja mendorong perusahaan untuk bisa beradaptasi dengan perubahan yang ada. Perubahan tersebut biasanya muncul dari permintaan dan masalah yang dihadapi oleh karyawan.

2. Efisien

Hal yang harus HR dan perusahaan sadari dari perencanaan tenaga kerja ini adalah tujuan utamanya, yaitu mendukung kinerja perusahaan untuk memaksimalkan pemanfaatan SDM dengan cara memastikan SDM ada pada posisi yang tepat.

3. Meningkatkan kualitas

Perencanaan tenaga kerja harus mendukung dalam memberikan hasil pekerjaan yang lebih berkualitas dengan waktu yang lebih baik melalui pekerjaan yang diberikan kepada kandidat-kandidat yang berkualitas.

4. Hindari retensi

Perencanaan tenaga kerja harus mampu menempatkan kandidat pada posisi yang tepat. Dengan begitu, kandidat tersebut dapat menunjukan performa terbaiknya saat bekerja dan menghasilkan pekerjaan yang bisa dihargai oleh perusahaan. 

Bagaimana Cara Melakukan Perencanaan Kerja?

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk melakukan perencanaan tenaga kerja bagi perusahaan. Berikut adalah langkah-langkahnya. 

1. Meninjau karyawan yang ada

Meninjau dan menganalisis karyawan yang ada adalah langkah awal dalam membuat perencanaan tenaga kerja. Anda bisa membuat perbandingan antara keterampilan para pekerja dengan apa yang perusahaan butuhkan saat ini. Dengan begitu, Anda bisa menarik kesimpulan apakah merekrut kandidat baru diperlukan atau tidak.

2. Memprediksi masa depan

Memprediksi masa depan benar-benar diperlukan pada saat membuat perencanaan tenaga kerja. Salah satu caranya adalah dengan meninjau tujuan dan rencana bisnis perusahaan. Melalui peninjauan tersebut, perusahaan bisa mengetahui kandidat seperti apa yang dibutuhkan untuk mencapai target bisnis tersebut. 

3. Mengidentifikasi kesenjangan keterampilan pada karyawan

Langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi potensi kesenjangan yang ada pada karyawan. Anda dapat meninjau keterampilan para karyawan yang ada dengan standar ketentuan dari tujuan perusahaan di masa yang akan datang. Hal ini dapat menjadi gambaran, apakah perlu menambah karyawan baru atau tidak.

4. Membuat solusi

Setelah melakukan banyak pertimbangan dan analisis, saatnya untuk Anda mencari solusi yang tepat. Apakah Anda akan melakukan pelatihan, atau perekrutan? Solusi tersebut tergantung pada hasil analisis Anda. Selain hasil analisis, Anda juga dapat mempertimbangkan dari sisi finansial dan waktu yang dibutuhkan. 

5. Implementasikan solusi

Langkah terakhir adalah merealisasikan strategi dari perencanaan yang telah Anda putuskan. Agar proses realisasi bisa berjalan dengan baik, Anda bisa memantau kegiatan yang Anda pilih, baik itu pelatihan maupun perekrutan. 

Itu dia ulasan tentang pentingnya perencanaan tenaga kerja bagi perusahaan. Perencanaan pekerja membuat perusahaan lebih siap dengan tantangan di masa depan.


Selain itu,  perencanaan ini dapat membuat perusahaan memahami masalah dan kekurangan dari SDM yang tersedia.Sudahkah Anda membuat perencanaan bagi karyawan Anda? Sekian ulasan kali ini, semoga membantu!